skip to main | skip to sidebar
r

Selasa, 03 November 2009


MusicPlaylist
Music Playlist at MixPod.com

Diposting oleh MUJI ANANTA di 13.10 Tidak ada komentar:
Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Facebook Badge

Muji Ananta Muji Ananta | Create Your Badge
Muji Ananta Muji Ananta
 

elajar Adobe Photoshop Cs (bagian 2)

Belajar Adobe Photoshop Cs (bagian 2)
Saturday, 25 July 2009 02:21

Penggunaan komponen pada toolbox Rectangle, rounded rectangle, ellips tool, polygon tool, line tool dan custom shape tool.

Seperti yang sudah dijelaskan fungsi masing-masing komponen pada toolbox, kali ini kita mencoba menggunakan komponen-komponen tersebut untuk membuat sebuah objek baru.

Buatkan sebuah kanvas baru dengan cara klik menu File kemudian New, selanjutnya ubah Name menjadi latihan1, preset menjadi 640 x 480 kemudian klik OK.

Pilih warna yang sesuai dengan keinginan anda untuk membuat objek persegi empat dengan menggunakan set foreground dan set background color yang ada pada toolbox. Caranya klik pada set foreground color kemudiann pilih warna yang sesuai kemudian klik OK, begitu juga dengan background color, klik pada set background color
kemudian pilih warna sesuai dengan selera kemudian klik OK. sebagai contoh dan dalam praktek ini saya menggunakan warna biru untuk forground dan warna kuning untuk background.

Setelah memilih warna, lanjutkan dengan membuat objek persegi panjang yang ukurannya bebas dengan cara klik pada rectangle tool dalam toolbox, kemudian perhatikan dibawah baris menu ada pilihan rectangle options, klik kemudian pilih square dan buatkan sebuah kotak pada kanvas.

Setelah menggunakan square dalam membuat objek persegi empat, coba lakukan percobaan berikutnya dengan menggunakan rectangle options fixed size dan proportional serta divariasikan dengan from center dan snap to pixel.

Untuk fixed size coba lengkapi Weight (W) = 2 dan Height (H) = 3 kemudian buatkan objeknya pada kanvas, dan perhatikan perbedaan masing-masing komponen yang digunakan.

Setelah dengan rectangle, diharapkan anda bisa membuat objek lainnya dengan menggunakan rounded rectangle, ellips tool, polygon tool, line tool dan custom shape tool.


Sebelum memulai dengan adobe photoshop sebaiknya kita mengenal dan memahami beberapa istilah yang sering digunakan dalam adobe photoshop. Hal ini sangat berguna karena nantinya istilah-istilah tersebut akan selalu digunakan didalam pembuatan obyek pada adobe photoshop.


ToolBox
Toolbox adalah sederetan lambang yang menyatakan sebuah perintah (command) yang dapat digunakan didalam pembuatan sebuah proyek adobe photoshop atau bisa juga dikatakan sebagai alat-alat untuk menggambar obyek tertentu. Toolbox pada keadaan default berada disebelah kiri jendela adobe photoshop dan komponennya terdiri dari :

Rectanguler Marquee Tool (M), berfungsi sebagai seleksi atau blok daerah tertentu pada obyek tertentu dan terdiri dari beberapa bentuk yaitu persegi empat (Rectanguler Marquee Tool), elips (Elliptical Marquee Tool), Baris Tunggal (Single Row Marquee Tool) dan Kolom Tunggal (Single Column Marquee Tool). Gunakan salah satunya sesuai dengan kebutuhan.

Move Tool (V), berfungsi untuk memindahkan obyek tertentu yang sudah di seleksi atau diblok menggunakan Rectanguler Marquee Tool, Elliptical Marquee Tool, Single Row Marquee Tool atau Single Column Marquee Tool.

Lasso Tool (L), berfungsi untuk menyeleksi atau memblok obyek tertentu, ada tiga cara seleksi obyek yaitu Lasso Tool yaitu menyeleksi secara bebas, Polygonal Lasso Tool yaitu menyeleksi secara poligon atau segi banyak dan Magnetic Lasso Tool yaitu menyeleksi daerah obyek tertentu secara otomatis sesuai dengan kontras warna obyek.

Magic Wand Tool (W), berfungsi untuk menyeleksi area obyek tertentu secara keseluruhan dan otomatis sesuai dengan kontras warna pada obyek tersebut.

Crop Tool (C), berfungsi untuk menyeleksi dan memotong daerah tertentu pada sebuah obyek secara persegi empat atau diagonal.

Slice Tool (K), berfungsi untuk memotong atau mengiris bagian obyek tertentu. Slice tool terdiri dari Slice tool yaitu untuk mengiris obyek tertentu dan slice select tool yaitu membuat daerah seleksi pada suatu irisan atau potongan.

Healing Brush Tool (J), berfungsi untuk memperbaiki obyek tertentu dengan cara mengganti atau menghilangkan pada bagian obyek tertentu. Ada 3 (tiga) macam healing brush tool yaitu healing brush tool, patch tool dan color replacement tool.

Brush Tool, Pencil Tool (B), berfungsi untuk memberikan efek obyek tertentu, Brush tool yaitu memberikan efek seperti mode kuas sedangkan pencil tool yaitu memberi efek mode pensil.

Clone Stamp Tool, Pattern Stamp Tool (S), berfungsi untuk membuat atau melukis duplikat daerah tertentu atau keseluruhan dari obyek aslinya. Ada dua macam mode melakukan duplikat yaitu dengan Clone Stamp Tool yaitu melakukan duplikat daerah tertentu dan Pattern Stamp Tool yaitu melakukan duplikat untuk beberapa bagian pola.

History Brush, Art History Brush (Y), berfungsi untuk mengembalikan obyek atau warna yang telah dilakukan sebelumnya. Ada dua maca History brush yaitu melakukan pembersihan pada obyek gambar yang berkenaan dengan proses yang dilakukan sebelumnya, Art histroy brush yaitu melakukan manipulasi pada obyek gambar sehingga nampak kelihatan bergelembung kabur dari obyek aslinya.

Eraser, Background Eraser, Magic Eraser Tool (E), berfungsi untuk menghapus yaitu Eraser tool untuk menghapus daerah tertentu pada obyek gambar, Bacground eraser toolo yaitu untuk menghapus latar belakang obyek dan magic eraser tool yaitu menghapus daerah obyek tertentu yang diseleksi secara otomatis.

Gradient Tool, Paint Bucket Tool (G), berfungsi untuk memanipulasi warna pada obyek tertentu, gradient tool yaitu memberikan warna gradasi pada obyek tertentu, paint bucket tool yaitu memberikan warna yang ditumpahkan pada pola atau background obyek.

Blur, Sharpen, Smudge tool (R), berfungsi untuk memberikan efek warna tertentu pada obyek sehingga tampak lebih menonjol, Blur tool yaitu memberikan efek kabur pada obyek, sharpen yaitu memberikan efek cerah atau tajam pada obyek sedangkan smudge tool yaitu memberikan efek gesekan pada obyek.

Dogde, Burn, Sponge tool (O), berfungsi untuk memberikan efek cahaya pada obyek tertentu, Dogde tool yaitu memberi warna cahaya pada bagian obyek tertentu agar terlihat lebih jelas, burn tool yaitu memberi warna obyek agar terlihat lebih gelap dan sponge tool yaitu memberi cahaya dengan cara menambah atau mengurangi warna pada daerah obyek tertentu.

Path Selection, Direct Selection Tool (A), berfungsi untuk menandai titik jangkar (anchor point), Path selection tool yaitu menampilkan dan menandai suatu titik dengan menggeser atau memindahkan obyek gambar yang mempunyai titik jangkar. Direct selection tool yaitu untuk menampilkan dan menandai suatu titik dengan menggeser atau memindahkan salah satu bagian titik jangkar.

Horizontal Type, Vertical Type, Horizontal Type Mask, Vertical Type Mask Tool (T), berfungsi untuk membuat obyek berupa teks tertentu, Horizontal type yaitu membuat obyek teks secara horizontal, Vertical type yaitu membuat obyek berupa teks secara vertikal, horizontal type mask yaitu membuat obyek berupa teks mask secara horisontal dan vertical type mask adalah membuat obyek teks mask secara vertikal.

Pen, Freeform, Add Anchor Point, Delete Anchir Point, Convert Point Tool (P), yaitu untuk memberikan bentuk kurva pada obyek tertentu di setiap titik jangkar. Pen tool yaitu membuat garis lurus berdasarkan bentuk obyek yang saling berkaitan. Freeform Pen Tool yaitu membuat garis dengan menggambar secara bebas. Add Anchor Point Tool yaitu untuk menambah titik jangkar pada garis yang telah dibuat sebelumnya. Delete Anchor Point Tool yaitu menghapus titik jangkar yang tekah dibuat sebelumnya. Convert Point Tool yaitu memberikan lengkungan garis pada setiap titik jangkar.

Rectangle, Rounded Rectangle, Ellipse, Polygon, Line, Custome Shape Tool (U) berfungsi untuk membuat obyek tertentu. Rectangle yaitu membuat obyek berbentuk persegi panjang, Rounded Rectangle yaitu membuat obyek persegi panjang dengan sudut melengkung, ellipse yaitu membuat obyek berbentuk elips, polygon yaitu membuat obyek berbentuk poligon atau berbentuk banyak, line tool yaitu membuat obyek berbentuk garis lurus dan custom shape membuat obyek berbentuk bebas sesuai dengan yang tersedia pada option bar shape tool.

Notes, Audio Annotation Tool (N) berfungsi untuk membuat obyek berupa pesan (notes) atau suara (audio).

Eyedropper, Color Sampler, Measure Tool (I) berfungsi untuk mengambil warna tertentu pada obyek gambar yang sudah ada.

Hand Tool (H) berfungsi untuk menggeser atau memindahkan obyek tertentu di dalam kanvas.

Zoom tool (Z) berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil suatu obyek tertentu.

Set Foreground, Set Background color berfungsi untuk me-setting warna pada foreground dan background.

Edit in Standard Mode, Edit in Quick Mask Mode (Q) berfungsi untuk mengubah bentuk tampilan adobe photoshop pada standard mode atau mask mode.

Standard Screen Mode, Full Screen Mode with Menu Bar, Full Screen Mode (F) befungsi untuk mengubah mode layar tampilan pada adobe photoshop.

Edit in Image Ready (Shift+Ctrl+M) berfungsi untuk melakukan editing atau perbaikan obyek menggunakan adobe image ready.

Membuat Garis Putus-putus Dengan Adobe Photoshop

Membuat Garis Putus-putus Dengan Adobe Photoshop

Tutorial ini akan menunjukkan anda cara membuat garis putus-putus menggunakan brush pada sebuah path. Dengan garis yang simpel ini dan kreativitasmu kamu bisa membuat sebuah gambar menjadi lebih menarik!

Persiapan

Buka program Adobe Photoshop kemudian buat lembar kerja baru dan isi background dengan warna kesukaanmu.

1. Membuat path

  1. Pilih pen tool
  2. Pastikan kalau pen tool dalam path mode seperti yang ada digambar
  3. Kemudian buat garis lurus dengan pen tool.
    Tips:Tahan SHIFT untuk menjaga agar garis tetap lurus.


2. Mengatur brush tool

Disinilah inti membuat garis putus-putus dengan memanfaatkan brush tool. Kamu juga bisa menggunakan Pencil tool tapi hasilnya terlalu kasar. Jadi kusarankan pakai brush tool
  1. Pilih brush tool
  2. Buka window pallete well, pada bagian brush preset pilih tipe brush dengan ukuran 3px
  3. Pilih Dual Brush dan hilangkan centang pada pilihan lain sesuai dengan gambar
  4. Kemudian atur value Diameter menjadi 10px
    Tips:Makin besar nilai diameter maka makin panjang garis yang terbentuk
  5. Atur spacing menjadi 200% atau kamu bisa ubah sesuai keinginanmu.
  6. Isikan Scatter dengan 0% maka garis yang terbentuk akan lebih tajam.
  7. Untuk Count cukup diisi dengan angka 1.

3. Membuat garis putus-putus melalui path

Setelah mengatur brush sekarang kamu siap membuat garis putus-putus dengan memanfaatkan path yang sebelumnya sudah kamu buat
  1. Pilih Pen tool kembali
  2. Kemudian klik kanan garis path yang kamu buat hingga muncul menu seperti gambar ini:
  3. Kemudian pilih stroke path yang berguna untuk membuat garis berdasarkan path yang ada.
  4. Kemudian pilih tool menjadi Brush dan tekan OK




  5. Lalu hilangkan path yang kamu buat dengan cara pilih Pen Tool > klik kanan path yang ingin kamu buang > Delete Path
  6. Maka seperti inilah garis putus-putus yang kubuat

Berikut adalah contoh simpel penggunaan garis putus-putus pada suatu gambar:

Langkah-langkah ini adalah hasil percobaanku, mungkin diluar sana ada langkah yang lebih simpel. Sampai jumpa di tutorial selanjutnya, semoga ini bermanfaat.

Update:
Berikut link menuju tutorial lain membuat garis putus-putus dengan Adobe Photoshop.
  • http://www.absolutecross.com/tutorials/photoshop/basics/dashes/
  • http://www.planetphotoshop.com/dashed-lines-in-photoshop.html

Arsip Blog

  • ▼  2009 (1)
    • ▼  November (1)
      • Music Playlist at MixPod.com

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
MUJI ANANTA
Lulus dari seni rupa Solo Dan Jogya, jurusan seni kriya batik, patung dan ukir kayu,dan melanjutkan ke Design Komunikasi Visual ( DISKOMVIS ) Menyukai Teater, dan lukis, telah mengikuti beberapa lomba dan pameran, baik, pameran seni kriya, patung, lukis di solo dan jogya Bekerja di Ramayana Lestari Santosa Tbk Group di Jakarta( 1992 – 1993) Surabaya ( 1993 – 1994 ) Jogyakarta( 1994 – 1995 ) Semarang( 1996 – 1997 ) Bali ( 1997) sebagai Visual merchandiser. Visual merchandiser Pt Pakuwon Jati Tunjungan plasa Surabaya( 1995) Dekorator Citraland Semarang ( 1996 – 1997 ) Fashion Show Bali fashion week 2001 Hongkong Fashion Week 2006 Bali fashion week 2005 Fashion Tendenace APPMI Jakarta 2005 Fashion JFFF Jakarta 2006 Bali fashion week 2007 Dubai Fashion Week 2005 Fashion show german venus fair 2007 Fashion show indonesia switzerland 2008 Jebolan tata busana di LPTB Adrianto Halim Masuk APPMI ( 2004 sampai sekarang, Sebagai guru pengajar di Bali design Scholl LPTB Susan Budihardjo bali thn 2008 Fashion Els School Bali
Lihat profil lengkapku